Sejarah STIE BPD

Pertengahan tahun 1996 tepatnya pada bulan Juni merupakan awal bagi

Sejarah STIE BPD

Pertengahan tahun 1996 tepatnya pada bulan Juni merupakan awal bagi Yayasan Pendidikan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah menyumbangkan darma bakti kepada masyarakat untuk mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan, yang bertujuan untuk turut serta membantu Pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yang berkualitas berdasar kesadaran bahwa salah satu tiang penopang utama bagi kelanjutan program pembangunan yaitu peran sumber daya manusia yang handal. Dalam rangka itu, Yayasan Pendidikan Bnk Pembangunan Daerah Jawa Tengah mempunyai gagasan dasar untuk mengembangkan suatu program pendidikan berkeunggulan, sehingga daripadanya dapat dihasilkan tenaga – tenaga manajemen menengah dan menajemen atas dengan kemampuan profesional yang berkunggulan.

Dalam kerangka program berkeunggulan itu, Yayasan Pendidikan BPD Jateng, mengembangkan rencana pendidikan ini dengan didasarkan pada konsep keunggulan sebagai berikut :

Pendidikan ini akan mengorientasikan mahasiswanya kepada pengembangan kemampuan akademik, tanpa menginggalkan pengembangan kemampuan profesionalnya dimasa yang akan datang, melalui pendekatan proses belajar mengajar yang seimbang antara lingkungan akademis dan lingkungan praktek. Oleh karena ini keunggulan khususnya Laboratorium Manajemen, Laboratorium Akuntansi, Laboratorium Bahasa Inggris, Laboratorium Komputasi, Laboratorium Bank Mini, serta Perpustakaan dengan pemutakhiran sumber belajar yang secara kontinyu dilakukan.
Program Studi utama yang dikembangkan dalam Sekolah Tinggi ini adalah bidang ilmu ekonomi dengan jurusan Manajemen, Akuntansi dan pada tahap beikutnya adalah jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan. Keunggulan yang akan dikembangkan adalah dalam bidang pendalaman konsentrasi khususnya dalam jalur-jalur Manajemen ( Keuangan, Perbankan, Pemasaran dan bidang-bidang jalur yang dibutuhkan kemudian ) dan Akuntansi ( Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen serta bidang jalur yang dibutuhkan kemudian ), yang diramu dalam suatu proses manajemen untuk menghasilkan mutu lulusan yang memenuhi syarat akademis dan kemempuan profesional yang dibutuhkan oleh dunia usaha bisnis dan organisasi nirlaba yang ada dalam masyarakat.
Proses belajar mengajar dilakukan dalam suatu proses yang selalu terpadu yang memungkinkan mahasiswa memperoleh nilai lebih added value dari proses pengembangan yang dilakukan. Untuk tujuan itu seluruh pemenuhan syarat perolehan SKS dilakukan dalam kampus melalui proses belajar yang terancang secara berkesinambungan dan terbimbing. Komponen SKS yang terdiri dari kegiatan tatap muka, kegiatan terstruktur dan kegiatan mandiri dilakukan dalam program terbimbing dalam kampus dengan fasilitas oleh Dosen, Pembimbing Laboratorium dan Perpustakaan.
Seluruh proses belajar mengajar dilakukan dan diselesaikan sedapat mungkin selama kegiatan belajar dalam kampus. Dengan demikian jam kontak kampus adalah dimulai sejak jam 08.00 – 17.00 sepanjang minggu kuliah yang dimulai dari hari Senin hingga hari Jum'at.
Untuk mengakomodasi tujuan yang digambarkan diatas, program pendidikan ini akan bekerja yang input dosen yang berkualitas unggul, dan karena itu suatu program seleksi yang ketat serta program pengembangan dosen yang terencana secara baik adalah tuntutan mutlak dari program ini.
Atas dasar program keunggulan yang demikian itulah, program pendidikan ini dirancang untuk dapat dilaksanakan secara berguna bagi pembangunan masyarakat diwaktu mendatang ini.

Didasarkan pada segenap upaya dan usaha kerja keras akhirnya berdirilah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bank BPD Jateng berdasarkan SK Mendikbud No. 031/D/O/1996 tanggal 14 Juni 1996 tentang Pemberian Status Terdaftar pada Program Studi Akuntansi dan Manajemen.

Pada perkembangannya STIE Bank BPD Jateng pada tahun 2005 membuka program Pascasarjana yaitu Program Studi Magister Manajemen dengan diterbitkannya SK Mendiknas Republik Indonesia no. 1370/D/T/2005 tanggal 10 Mei 2005 tentang Ijin Operasional Program Pascasarjana.

STIE Bank BPD Jateng selalu mengikuti aturan dari Pemerintah dengan diterapkannya Akreditasi Program Studi oleh Mendiknas melalui Dirjen Dikti BAN PT, dimana ketiga program studi (Akuntansi, Manajemen dan Magister Manajemen) yang ada sudah terakreditasi dengan nilai akreditasi "B".

SK Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
069/SK/BAN-PT/Akred/M/III/2014 tanggal 05 Maret 2014
Status Akreditasi B bagi Program Pascasarjana
252/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013 tanggal 21 Desember 2013
Status Akreditasi B bagi Program Studi Manajemen (S1)
023/BAN-PT/Ak-XIII/S1/X/2010 tanggal 29 Oktober 2010
Status Akreditasi B bagi Program Studi Akuntansi (S1)
Hingga kini STIE Bank BPD Jateng masih eksis dan mempersiapkan berlakunya undang-undang BHP (Badan Hukum Perguruan Tinggi), bahwa perguruan tinggi dalam melayani stakeholder berasaskan GUG (Good University Governance) yang diantaranya standar jumlah mahasiswa menurut aturan Dirjen Dikti yang berlaku untuk Sekolah Tinggi minimal 1.000, sedangkan jumlah mahasiswa STIE Bank BPD Jateng aktif hingga kini berjumlah 2.058 siswa dengan rincian:
Program Studi Magister Manajemen sebanyak 144 orang
Program Studi Manajemen sebanyak 864 orang Program Studi Akuntansi sebanyak 1.050 orang

Related News

Pendaftaran & Syarat Ujian TOEFL ITP
[REVISI] Jadwal Uts Semester Ganjil Tahun Akademik 2017
Pengecekan Transkrip Nilai
Pengumuman Sertifikat Brevet
Pengumuman Pengambilan Legalisir Ijazah
[REVISI] PERKULIAHAN BREVET PERBANKAN
[REVISI PENGUMUMAN] Pengurusan Transkrip Nilai
Jadwal Ujian Skripsi
REVISI PERKULIAHAN BREVET PERBANKAN

Comments